LINGKUNGAN
PEMASARAN BANK
Makalah Ini Diajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Bank
Dipresentasekan Pada Hari Minggu, 12 Oktober 2014
Dosen Pemngampuh : Azwar Hamid, MA
Oleh Kelompok IV
1.
Ahmad Husein Hasibuan
2.
Fatimah Elva
3.
Sukria
Hidayah
V (Lima) A
Perbankan Syari’ah
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM BARUMUN RAYA
KABUPATEN PADANG LAWAS
T.A 2014 / 2015
Kata Pengantar
Assalamu’alaikum wr. Wb.
Puji dan syukur Kita sanjung tinggikan kehadirat Allah SWT
sebagai pencipta pemelihara alam semesta berkat rahmat dan hidayah-Nya kami
dapat menyusun makalah yang
berjudul “Lingkungan Pemasaran” ini tepat pada waktunya. Shalawat bertangkaikan salam kita sanjung tinggikan ke Ruh
Baginda Rasulullah SAW yang selalu kita harapkan syafaatnya hingga di Yaumil
akhir kelak nanti.
Terima Kasih kami ucapkan Bapak Dosen Pembimbing Mata Kuliah
Manajemen Pemasaran Bank Yang telah memberikan arahan, bimbingan, dan juga
waktu dalam penyusunan makalah ini. Terima kasih juga penyusun ucapkan kepada
semua rekan-rekan siswa dan juga semua pihak-pihak yang terkait dalam
penyusunan makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak masalah
dan juga kekurangan dan kejanggalan. Oleh karena itu kami membutuhkan kritik,
saran, dan masukan dari semua pihak guna melengkapi makalah ini dan makalah
yang akan datang.
Wassalamu’alaikum wr. wb
Sibuhuan, …. Oktober 2014
Penyusun,
KELOMPOK IV
Daftar Isi
Kata Pengantar.................................................................................................... i
Daftar Isi............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................. 1
A.
Latar Belakang........................................................................................ 1
B.
Rumusan Masalah................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................... 2
A.
Pengertian Lingkungan Pemasaran......................................................... 2
B.
Lingkungan Mikro.................................................................................. 2
C.
Lingkungan Makro.................................................................................. 3
D.
Lingkungan Berdasarkan Produk........................................................... 5
E.
Analisis Lingkungan Usaha (SWOT)...................................................... 7
BAB III PENUTUP........................................................................................... 8
A.
Kesimpulan............................................................................................. 8
B.
Saran....................................................................................................... 8
Daftar Pustaka.................................................................................................... 9
BAB I
PENDAHULUAN
A.
PENDAHULUAN
Dalam mencari
peluang-peluang dan pemantauan ancaman-ancaman perusahaan harus memulai dengan
lingkungan perusahaan. Lingkungan perusahaan adalah tempat dimana perusahaan
harus memulai penelitiannya atas peluang dan ancaman yang mungkin timbul.
Lingkungan tidak akan berubah dengan perlahan dan dapat diramalkan, tetapi
mampu menghasilkan kejutan-kejutan besar karena lingkungan pemasaran akan
selalu berada pada perubahan yang terus menerus sehingga dapat mempengaruhi
perusahaan.
Para pemasar suatu barang harus memantau secara terus menerus keadaan lingkungan yang terus berubah-ubah dari pencairan dan pemprosesan informasi tentang perusahaan yang terjadi pada lingkungan perusahaan
Para pemasar suatu barang harus memantau secara terus menerus keadaan lingkungan yang terus berubah-ubah dari pencairan dan pemprosesan informasi tentang perusahaan yang terjadi pada lingkungan perusahaan
Tujuan pemantauan
lingkungan adalah untuk memungkinkan perusahaan merencanakan rangkaian tindakan
yang akan dilakukan dimasa akan datang. Peramalan tindakan merupakan proyek
untuk masa depan dan pemantauan lingkungan juga berkepentingan terhadap
pengambilan keputusan. Lingkungan pemasaran suatu
perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari
luar fungsi manajemen perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen
pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan
para pelanggan sasarannya.
B.
RUMUSAN MASALAH
Pada kesempatan kali ini kami penyusun makalah
akan membahas mengenai lingkungan pemasaran. Dalam pembahasan ini kami juga
telah menyiapkan rumusan masalah yang akan di bahas di dalamnya, antara lain :
1.
Apa pengertian dari lingkungan pemasaran ?
2.
Bagaimana lingkungan mikro pemasaran ?
3.
Seperti apa juga lingkungan makronya ?
4.
Seperti apa lingkungan yang berdasarkan produk
?
5.
Bagaimana juga analisis usaha atau SWOT ?
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN
LINGKUNGAN PEMASARAN
Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan perusahaan yang terdiri
dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran
untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan
sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus
menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus
berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan
strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru. [1]
Lingkungan pemasaran perusahaan terdiri dari para pelaku dan
kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang
mempengaruhi sukses tidaknya kegiatan pemasaran yang akan dijalankan nantinya.
Dalam praktiknya secara umum lingkungan pemasaran dibagi dua yaitu : lingkungan
mikro dan lingkungan makro.
B. LINGKUNGAN
MIKRO
Lingkungan mikro adalah kekuatan yang dekat dengan bank,
sehingga memengaruhi kemampuan bank yang bersangkutan dalam melayani para
pelanggannya. Lingkungan mikro juga diartikan sebagai lingkungan yang dekat
dengan bank dan langsung memengaruhi kegiatan bank yang bersangkutan. Atau bisa
juga diartikan lingkungan mikro perusahaan merupakan adanya beberapa pelaku
yang dekat dengan perusahaan dan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk
melayani pelangganya. Dimana lingkungan mikro ini terdiri dari:
1. Manajemen bank itu sendiri
Maksudnya
adalah kemampuan dari masing-masing fungsi manajemen yang ada dalam bank untuk
bekerja sama. Misalnya antara departemen kuangan dengan departmen pemasaran
atau antara departemen produksi dengan departmen sumber daya manusia yang ada
dalam bank tersebut. Kerja sama yang baik antar bagian akan sangat memengaruhi
terhadap pencapaian tujuan perusahaan.
2. Pemasok
Pemasok
merupakan perusahaan yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh
perusahaan maupun pesaing untuk menghasilkan barang dan jasa, seperti peralatan
kantor, tenaga kerja, bahan baku, dan lain-lain.
3. Perantara pemasaran
Merupakan
perusahaan yang membantu perusahaan mempromosikan, menjual, dan
mendistribusikan barang-barang ke pembeli akhir. Contohnya perusahaan
distribusi, biro jasa pemasaran, dan perantara keuangan.
4. Nasabah (Pelanggan)
Nasabah
merupakan konsumen yang membeli atau menggunakan produk yang dijual atau
ditawarkan oleh bank. Jenis nasabah itu sendiri ada beberapa yaitu :
a. Pasar konsumen adalah rumah tangga
dan perorangan yang membeli produk bank untuk konsumsi pribadi. Misalnya tabungan
perorangan, deposito peroangan dll.
b. Pasar industri adalah organisasi
yang membeli produk digunakan dalam proses produksi industri.
c. Pasar pemerintah merupakan badan
pemerintah seperti departemen atau kementerian, pemerintah daerah, serta Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) yang membeli produk yang ditawarkan oleh bank.
d. Pasar reseller adalah organisasi
yang membeli barang dan jasa untuk dijual kembali dengan tingkat laba tertentu.
e. Pasar internasional merupakan
pembeli yang berasal dari luar negeri seperti konsumen, produsen, dan
pemerintah asing.
5. Pesaing
Pesaing
merupakan lawan kita yang memproduksi atau menjual barang yang sejenis
diwilayah tertentu. Pesaing bisa saja bank swasta maupun bank pemerintah, BPR,
atau bank asing yang beroperasi di wilayah tertentu.
6. Publik
Publik
merupakan kelompok maupun yang mempunyai minat nyata atau minat potensial
maupun dampak terhadap kemampuan sebuah organisasi mencapai sasarannya. [2]
C. LINGKUNGAN
MAKRO
Lingkungan makro merupakan kekuatan yang lebih luas dari
lingkungan mikro dan juga memengaruhi pemasaran bank. Sering juga diartikan
lingkungan makro merupakan lingkungan jauh dari dunia perbankan. Atau Lingkungan
makro perusahaaan merupakan tempat di mana perusahaan harus memulai
pencariannya atas peluang dan kemungkinan ancaman. Lingkungan ini terdiri dari
semua pihak dan kekuatan yang mempengaruhi operasi dan prestasi perusahaan.
Perusahaan perlu untuk memahami kecenderungan akan lingkungan saat ini.[3]
Komponen-komponennya adalah sebagai berikut :
1. Lingkungan demografis adalah
lingkungan yang menyangkut kependudukan seperti jumlah penduduk dalam suatu
wilayah, kepadatan penduduk dalam suatu wilayah, lokasi penduduk, usia
penduduk, jenis kelamin, pendidikan, dan pergeseran penduduk dari satu tempat
ke tempat lain. Demografi adalah studi kependudukan manusia
menyangkut ukuran, kepadatan, lokasi, usia, jenis kelamin, ras, lapangan kerja, dan data statistic lain.
Lingkungan demografi menjadi minat utama perusahaan karena lingkungan
demografis menyangkut masyarakat, dan masyarakat membentuk pasar.
2. Lingkungan ekonomis adalah
faktor-faktor yang memengaruhi daya beli dan pola pmbelanjaan konsumen.
Faktor-fakor yang menyebabkan perubahan daya beli nasabah adalah perubahan
pendapatan dan perubahan harga-harga produk dan jasa di pasar.
3. Lingkungan alam adalah merupakan
sumber daya alam yang dibutuhkan seperti kebutuhan bahan baku, biaya energi,
tingkat polusi. Lingkungan ekonomi adalah factor-faktor yang
mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. Suatu bangsa mempunyai
tingkat dan distribusi pendapatan yang sangat beragam. Sejumlah negara
mempunyai ekonomi subsisten-negara mengkonsumsi hasil pertanian dan industrinya
sendiri. Negara-negara menawarkan peluang pasar yang kecil. Ekonomi
industry-menawarkan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang yang berbeda.
4. Lingkungan teknologi adalah
kekuatan-kkuatan yang mnciptakan tekhnologi baru, menciptakan inovasi melalaui
pengembangan produk baru serta mampu mnangkap peluang-peluang yang ada. Lingkungan
teknologi adalah kekuatan yang menciptakan teknologi baru, menciptakan produk,
dan peluang pasar, yang baru. Teknologi telah menciptakan benda-benda yang
mengagumkan seperti antibiotic, pembedahan robotic, alat-alat elektronik mini,
komputer, laptop, dan internet. Dengan adanya teknologi baru maka akan
menciptakan pasar dan peluang baru.
5. Lingkungan politik dan Undang-Undang
maksudnya adalah lembaga yang mngawasi perusahaan secara langsung maupun tidak
langsung seperti lembaga pemerintah, DPR, LSM, dan lain-lain. Lingkungan
politik memperlihatkan pengaturan bisnis yang substansial, peranan badan
pemerintah yang kuat, dan pertumbuhan kelompok kepentingan umum. Lingkungan
budaya memperlihatkan kecenderungan jangka panjang menuju realisasi diri,
kepuasan langsung, dan orientasi yang lebih sekuler.[4]
6. Lingkungan kultural adalah
lembaga-lembaga atau kekuatan lain yang memengaruhi nilai di masyarakat seperti
persepsi, dan perilaku masyarakat terhadap produk dan jasa yang dihasilkan oleh
perusahaan. Pengaruh membeli juga ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan yang
terjadi pada setiap orang dan langsung ditiru oleh pihak lain. Kehadiran suatu
produk dalam masyarakat serta diterima atau tindakannya yang baru sangat
dipengaruhi oleh kultur masyarakat setempat. Lingkungan budaya juga dapat
menciptakan peluang yang sangat besar bagi sebuah perusahaan. Lingkungan budaya
memperlihatkan kecenderungan jangka panjang menuju realisasi diri, kepuasan
langsung, dan orientasi yang lebih sekuler.[5]
D. LINGKUNGAN
BERDASARKAN PRODUK
Seperti sudah dijlaskan sebelumnya bahwa bank juga mempunyai
lingkungan yang dekat dengan produk yang dihasilkan oleh bank. Lingkungan yang
dilihat dari segi produk ini langsung memengaruhi kegiatan pemasaran bank.
Lingkungan yang benar-benar langsung adalah sesama bank, walaupun jnisnya
berbeda. Kemudian yang langsung lainnya adalah perusahaan yang memiliki produk
yang mirip atau memiliki kesamaan dengan bank sehingga berpotensi menyaingi
bank.
Lembaga
sesama bank yang dimaksud misalnya :
1. Bank umum yaitu sering juga disebut
bank komersil. Wilayah operasi bank umum dapat dilakukan diberbagai tempat baik
perkotaan maupun pedesaan tanpa batasan tertentu.
2. Bank Perkreditan Rakyat adalah bank
yang jenis produk yang ditawarkannya terbatas. Artinya ada jenis jasa yang
tidak bisa dilayani oleh bank ini misalnya jasa giro dan kliring.
3. Bank pemerintah adalah bank yang
mayoritas sahamnya dimiliki oleh mayoritas Pemerintah Republik Indonesia maupun
Pemerintah Daerah yang tersebar di tiap-tiap provinsi.
4. Bank asing merupakan bank milik luar
negeri (Asing) yang membuka cabang di berbagai negara.
5. Bank Devisa adalah bank yang dapat
melaksanakan kegiatan perbankan dengan pihak l;uar negeri atau mata uang asing.
6. Bank nondevisa adalah bank yang
tidak dapat melaksanakan kgiatan perbankan dengan pihak luar negeri atau mata
uang asing.
7. Bank syari’ah adalah bank yang
beroperasi sesuai dengan hukum islam.
Sedangkan lingkungan yang memiliki kesamaan atau kemiripan
produk yang dimaksud adalah :
1. Pegadaian merupakan lembaga usaha
yang menjalankan sistem usaha dengan sistem gadai. Pegadaian memiliki persamaan
dalam hal penyaluran kredit dengan sistem gadai, persyaratannya lbih ringan
jika dibandingkan dengan bank.
2. Kantor pos merupakan kantor yang
melayani pengiriman surat-surat maupun uang di seluruh Wilayah Republik
Indonesia. Kantor pos sampai sekarang juga berfungsi sebagai penyalur gaji
pensiunan, dana-dana pemerintah, pngiriman uang / transfer yang menjangkau
sampa ke daerah pedalaman.
3. Leasing merupakan perusahaan yang membiayai
usaha-usaha barang modal. Kemiripannya dengan dunia perbankan adalah
menyediakan modal berbentuk barang modal.
4. Asuransi merupakan usaha pertanggungan
risiko nasabah. Kemiripannya dengan dunia perbankan adalah mnawarkan produk
simpanan berupa asuransi beasiswa atau simpanan hari tua.
5. Money
changer merupakan
perusahaan yang bergerak dalam bidang mata uang asing. Kmiripannya dengan
perbankan adalah dalam hal jual beli mata uang asing (valuta asing).
6. Anjak piutang mrupakan perusahaan
yang mengambil alih, membeli, atau mengadministrasikan pengelolaan utang
piutang perusahaan lain yang dianggap bermasalah. Kemiripannya dengan dunia
perbankan adalah mengambil alih kredit serta mengadministrasikan kredit.
7. Lembaga pembiayaan merupakan
perusahaan yang membiayaai kegiatan keuangan perusahaan seperti pemberian
pinjaman atau kartu kredit. Kemiripannya dengan dunia perbankan adalah
pemberian pinjaman dan penerbitan kartu kredit.
8. Modal
ventura merupakan
perusahaan yang membiayaai usaha-usaha yang memiliki resiko tinggi.
Kemiripannya dengan bank adalah mmberikan pinjaman, terutama untuk proyek yang
memiliki resiko tinggi.
9. Dana pensiun merupakan perusahaan
yang kegiatannya memungut dana atau mengumpulkan gaji para pegawai / karyawan,
kemudian uang tersebut sementara diinvestasikan keberbagai usaha yang menghasilkan
pendapatan. Kemiripannya dengan bank adalah menyimpan uang bagi pemilik dana
pensiun.
10. Lembaga informasi lainnya termasuk
dalam hal ini rentenir yang menyediakan pinjaman dengan bunga yang cukup tinggi
dengan persyaratan ringan dan waktu yang cepat.
E. ANALISIS
LINGKUNGAN USAHA (SWOT)
Setelah mengkaji masalah lingkungan, baik lingkungan makro
maupun lingkungan mikro, maka sebuah perusahaan dapat membuat analisis SWOT.
SWOT adalah cara evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang dan
ancaman. Analisi faktor internal (situasi lingkungan dalam perusahaan) akan
diperoleh apa-apa saja yang menjadi kekuatan, dan kelemahan. Sedangkan analisis
faktor eksternal (situasi lingkungan diluar perusahaan) akan menghasilkan
apa-apa saja yang menjadi peluang dan ancaman.
1. Kekuatan (Strength)
a. Apakah produk kita memiliki
kemampuan bersaing dengan produk bank pesaing ?
b. Apakah kita dikenal sebagai pemimpin
pasar ?
c. Apakah kita memiliki perkembangan
tekhnologi yang sesuai dengan perkembangan zaman ?
2. Kelemahan (Weakness)
a. Apakah kita dapat mengerjakan
sesuatu lebih baik dibandingkan dengan pesaing ?
b. Apakah nasabah memiliki kesan
positif terhadap kita ?
c. Apakah kita memiliki masalah
operasional yang serius ?
3. Peluang (Opportunities)
a. Apakah kita dapat memasuki segemen
pasar baru ?
b. Apakah kondisi ekonomi secara umum
menggairahkan ?
4. Ancaman (Threats)
a. Apakah pesaing kita lebih kuat
kondisinya ?
b. Apakah perusahaan kita mendapat
serangan dari pesaing-pesaing baru ?
Dari analisis SWOT di atas maka akan dapat disusun strategi
terbaik perusahaan dalam memasarkan produknya serta memajukan usahanya.[6]
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan perusahaan yang terdiri
dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran
untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan
sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus
menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus
berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan
strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.
Lingkungan mikro adalah kekuatan yang dekat dengan bank,
sehingga memengaruhi kemampuan bank yang bersangkutan dalam melayani para
pelanggannya. Lingkungan mikro juga diartikan sebagai lingkungan yang dekat
dengan bank dan langsung memengaruhi kegiatan bank yang bersangkutan.
Lingkungan makro merupakan kekuatan yang lebih luas dari
lingkungan mikro dan juga memengaruhi pemasaran bank. Sring juga diartikan
lingkungan makro merupakan lingkungan jauh dari dunia perbankan. Atau Lingkungan
makro perusahaaan merupakan tempat di mana perusahaan harus memulai
pencariannya atas peluang dan kemungkinan ancaman.
. Lingkungan yang dilihat dari segi produk ini langsung
memengaruhi kegiatan pemasaran bank. Lingkungan yang benar-benar langsung
adalah sesama bank, walaupun jnisnya berbeda. Kemudian yang langsung lainnya
adalah perusahaan yang memiliki produk yang mirip atau memiliki kesamaan dengan
bank sehingga berpotensi menyaingi bank.
B. SARAN
Dimana perusahaan agar dapat lebih mengenal mengenai
lingkungan pemasaran sehingga dalam memasarkan barang perusahaan akan dapat
lebih mudah dan membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan
pelanggan sasaran. Selain itu perusahaan harus dapat memanfaatkan informasi
guna mempermudah dalam proses pemasaran.
Daftar Pustaka
Isa Muhammad , Diktat
Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Bank, Padang Sidempuan, Juli 2012
Ayurinii, 03 Maret 2013, http://ayurinii.wordpress.com/2013/03/03/lingkungan-pemasaran-dan-sistem-informasi-pemasaran/,
Pada tanggal 22 oktober 2014 Pada jam 19.23 wib.
Syaiful Rijal, http://s-ipoel.blogspot.com/2014/03/pemasaran.html,
Pada Tanggal 22 oktober 2014 Pada jam 19.05 wib.
Kiki Handika,
http://boentialoe.blogspot.com/2013/10/pengertian-lingkungan-pemasaran.html,
Pada tanggal 22 Oktober 2014 Pada jam 19.12 wib.
[1] Muhammad Isa, Diktat Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Bank,
Padang Sidempuan, Juli 2012 Hal 29
[2] Ibid, Hal 30-31
[3] Ayurinii, 03
Maret 2013, http://ayurinii.wordpress.com/2013/03/03/lingkungan-pemasaran-dan-sistem-informasi-pemasaran/, Pada tanggal
22 oktober 2014 Pada jam 19.23 wib
[4] syaiful Rijal, http://s-ipoel.blogspot.com/2014/03/pemasaran.html, Pada Tanggal
22 oktober 2014 Pada jam 19.05 wib
[5] Kiki Handika, http://boentialoe.blogspot.com/2013/10/pengertian-lingkungan-pemasaran.html, Pada tanggal
22 Oktober 2014 Pada jam 19.12 wib
[6] Ibid, Hal 33-36
Casino Lake Tahoe - MapyRO
BalasHapusCasino Lake Tahoe. MapyRO Realtime 출장마사지 Gaming 충주 출장샵 Realtime Gaming Realtime Gaming Realtime Gaming 포항 출장마사지 Realtime 안양 출장샵 Gaming 하남 출장샵 Realtime Gaming Realtime Gaming Real